Examples of using Max weber in Indonesian and their translations into English
{-}
-
Colloquial
-
Ecclesiastic
-
Computer
-
Ecclesiastic
Bagi sosiolog yang mengikuti tradisi Max Weber, seperti Jürgen Habermas,
Gaya kepemimpinan transaksional pertama kali dijelaskan oleh Max Weber pada tahun 1947 dan kemudian oleh Bernard Bass pada tahun 1981.
Pemuda revokusioner tersebut yang mana dari kalangan santri terbesar memilih analisis Max Weber bahwa kepemimpinan tokoh agama adalah kepemimpinan kharismatik yang berporos pada personal laedership.
Teori manajemen birokrasi Max Weber berfokus pada adalah pelimpahan tanggung jawab kepada bawahan
Max Weber berkata:" Negara adalah suatu masyarakat yang mempunyai monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam suatu wilayah.
Pendekatan ini terutama digambarkan dalam konsep Max Weber tentang otoritas tradisional
Karya Karl Marx dan Max Weber menekankan hubungan antara agama
Hipotesa kerja Huntington untuk menganalisa peristiwa masa kini sebetulnya pada dasarnya mengikuti pemikiran sosiolog Jerman, Max Weber dalam bukunya Sociology of Civilizations"( Sosiologi Peradaban).
rasional( meminjam kategori Max Weber).
masyarakat secara sosiologis dieksplorasi dalam karya seminal Max Weber dan Émile Durkheim.
ahli bahasa inggris untuk penerbitan Max Weber.
Max Weber dan Etika Protestan: Twin Histories menyajikan potret Max Weber yang sepenuhnya baru, salah satu ahli teori sosial
Sosiolog dari Jerman, Max Weber, menganggap kredensial( proses evolusi)
Benarkah bendapat ekonom dan sosiolog Jerman abad ke-19 Max Weber dalam The Protestant Work Ethic and Spirit of Capitalism
belajar terlibat dari reduksionisme budaya Max Weber dan lain-lain yang telah mencoba untuk menjelaskan politik
Jauh sebelum Max Weber mengenalkan konsep birokrasi rasional,
Memodifikasi definisi Max Weber yang terkenal, Bourdieu mendefinisikan negara dalam hal monopoli kekerasan fisik
Karya Max Weber yang paling terkenal
Karya Max Weber yang paling terkenal
pertama mendefinisikannya adalah Max Weber dan Ernst Troeltsch( 1931)[ 3]