Examples of using Pasai in Indonesian and their translations into English
{-}
-
Colloquial
-
Ecclesiastic
-
Computer
-
Ecclesiastic
ditukar menjadi Islam setelah menikahi puteri dari Pasai.
Sedangkan Fatahillah adalah seorang Panglima Pasai, bernama Fadhlulah Khan,
Laporan awal mengenai kelulus adalah dari Hikayat Raja-Raja Pasai dari abad ke-14, kelulus dikatakan sebagai salah satu jenis perahu
Batutta bertemu dengan Sultan Pasai yang saat itu diperintah oleh Sultan Al-Malik Al-Zahir Jamal-ad- Din.
Sedangkan Fatahillah yang menantu Sunan Gunung Jati adalah seorang Panglima Pasai, bernama Fadhlulah Khan, orang Portugis melafalkannya sebagai Faletehan.
Basma( n)' dan Samara' sering dikatakan sebagai Pasai dan Samudra tapi bukti tidak meyakinkan.
seorang ulama terkenal asal Pasai yang menyebarkan Agama Islam di wilayah Buding,
Samudera Pasai masuk Islam pada tahun 1267, Raja Malaka Parameswara menikah dengan putri dari Pasai, anak tersebut menjadi sultan pertama Malaka,
terutama Pedir atau Pidie, Pasai, dan Daya, dan penyerapan penduduk secara perlahan selama 400 tahun, akhirnya membuat bahasa
Di kerajaan lain Sumatera, seperti Pasai dan Minangkabau penguasanya adalah Muslim meskipun pada tahap itu warga mereka
Raja Sekedang yang merupakan pertama sekali datang ke Tanah Alas diperkirakan ada pertengahan abad ke 13 yang lalu yaitu bernama NAZARUDIN yang dikenal dengan panggilan DATUK RAMBUT yang datang dari Pasai.
alat kebesaran suci yang diwarisi dari istana seperti Melaka dan Pasai.
melakukan perpindahan agama ke Islam setelah menikah dengan putri dari Pasai.
Ibnu Batutta sempat tinggal di rumah kayu di Kesultanan Pasai selama dua minggu sebelum melanjutkan perjalanannya ke negeri tirai bambu dan sebelumnya mampir di Malaka selama beberapa hari dengan menggunakan salah satu kapal layar milik Sultan Pasai yang juga menyediakan semua perlengkapan bagi penjelajah dari Maroko ini.
The Hakluyt Society. Hikayat Raja-Raja Pasai, 3: 98: Sa-telah itu, mak disuroh baginda musta'idkan segala kelengkapan dan segala alat senjata peperangan akan mendatangi negeri Pasai itu, sa-kira- kira empat ratus jong
Ibnu Batuta tinggal di sebuah rumah kayu di Kesultanan Pasai selama dua minggu sebelum melanjutkan perjalanannya ke Cina, membuat persinggahan di Malaka selama beberapa hari, serta menggunakan salah satu kapal layar milik Sultan Pasai, yang juga menyediakan semua peralatan yang diperlukan untuk penjelajah dari Maroko ini.
Sultan Pasai dari.
Kesultanan Daya Pasai.
Pada Hikayat Raja Pasai.
Ref. Pasai JSBP100.