Examples of using Sunyata in Indonesian and their translations into English
{-}
-
Colloquial
-
Ecclesiastic
-
Computer
-
Ecclesiastic
dikatakan Buddha tentang sunyata atau kenyataan itu sesungguhnya benar.
kita belum memahami kekosongan, atau sunyata, masalah akan terus mengguyur kita seperti musim hujan di India.
tapi jika kita memahami sunyata dengan benar, kita juga memahami bahwa kita bertanggung jawab atas tindakan kita.
Kalau kita bicara dalam kerangka sunyata, maka kesadaran pembeda adalah kebenaran terdalam dari.
Dalam esai ini saya akan membahas makna dan impor sunyata( kekosongan) seperti yang disajikan oleh K.
Disamping gagasan Sunyata terdapat pula konsep store-consciousness( gudang kesadaran) dalam Buddhisme Mahayana yang berasal dari naskah Theravada.
Menurut Mahayana, kesadaran pembeda atas sunyata atas" aku" tidak cukup untuk memperoleh pencerahan.
Ketika dengan bodhicita kita menerapkan cita kita untuk memahami sunyata, ada lebih banyak daya
Ini bukan waktunya untuk membahas secara mendalam mengenai sunyata, jadi mari kita bicara pada tingkat yang sangat dasar.
Karena saat kita berpikir dalam kerangka sunyata, tak ada hal yang mengada seperti bola ping-pong;
Katakanlah kita belum lagi memiliki kesadaran setingkat sunyata dan kita masih merasa ada alasan, yang mungkin bahkan tidak dilebih-lebihkan, untuk marah.
lingkup lanjutlah kita benar-benar masuk ke dalam pembahasan mengenai sunyata; jadi, tidak apa-apa.
pengembangan daya pemusatan dan pemahaman akan sunyata, perasaan gelisah kita akan sirna.
ia berkata," Lupakan sunyata.
kita perlu melakukan ini dengan kesadaran pembeda sunyata.
dengan beberapa kata," Sekarang aku punya pemahaman tentang sunyata," apa yang Anda lakukan?
Jadi saat kita bicara soal sunyata, yang kita maksud adalah sesuatu yang tanpa, dan yang tanpa adalah aku atau kamu
Dan lagi, makin sering kita bermeditasi atas sunyata, kesadaran mendalam yang kita peroleh dari sunyata ini juga akan saling berjaringan,
bodhicitta sebagai ayah harus berpadu dengan kebijaksanaan atau meditasi pada sunyata, sebagai ibu agar bisa melahirkan seorang anak yang berkemampuan untuk mencapai kebuddhaan.
merupakan ungkapan bahasa yang positif akan" sunyata"( kehampaan) dan mewakili kemampuan untuk mewujudkan kebuddhaan melalui pelaksanaan ajaran-ajaran Agama Buddha;